"Tujuh belas tahun yang lalu, di Rumah Sakit yang terdapat di salah satu kota metropolitan yang sedang dilanda badai salju, seorang pria dan anak lelakinya sedang menunggu kelahiran seorang anak sekaligus adik bagi anak lelaki yang berusia enam tahun itu di ruang tunggu. mereka telah menunggu selama kurang lebih dua jam. dan tak lama setelah beberapa dentingan jam di rumah sakit itu berbunyi, seorang perawat keluar dari ruangan persalinan dan memberitahukan bahwa telah hari seorang bayi perempuan yang manis dan cantik jelita yang memiliki kulit yang putih seputih salju pada saat itu. pria dan anak lelaki itu merasa lega atas kabar yang menggembirakan itu akan tetapi, setelah mendapat kabar gembira itu, pria dan anak lelaki itu sangat shock ketika sang perawat mengatakan bahwa istri sekaligus ibu anak lelaki dan bayi perempuan itu mengalami pendarahan yang sangat hebat. pria itu pun langsung mendatangi sang dokter dan bertanya langsung kepada nya tentang berita itu. sang dokter hanya mengatakan bahwa mereka harus siap dengan kondisi apapun yang akan menimpa wanita berusia 28 tahun itu. pria itu hanya bisa pasrah dan berdoa agar terjadi keajaiban. sementara anak lelaki yang melihat raut wajah ayahnya yang akan menangis, seakan mengerti tentang kondisi yang dialami oleh bunda tersayangnya saat itu. anak lelaki itu menarik tangan ayahnya dan mengatakan 'ayo kita temui bunda, bunda pasti sudah menunggu kita di ruang perawatan nya bersama adik perempuanku'. sang ayah hanya tersenyum dan berjalan mengikuti anaknya. sang istri yang sedang menggendong putrinya tersenyum senang ketika melihat suami dan putranya menghampiri dirinya. mereka pun bercanda - tawa seperti tidak terjadi sesuatu yang mengkhawatirkan.
Beberapa menit kemudian, anak lelaki mereka tertidur pulas di sofa yang ada di kamar itu. dan pada saat itu sang suami sudah tidak bisa menutupi kesedihan nya lagi, dan sang irti pun mengerti dengan raut wajah yang diperlihatkan suami nya itu. akhirnya istrinya pun menghibur dengan mengatakan kalau dirinyatelah melahirkan seorang putri yang sangat cantik dan berkulit putih. ia merasa seperti melahirkan seorang putri salju yang ada di dongeng sebelum tidur. karna terpikir tentang putri salju, sang istri meminta pada suaminya agar menamai anak perempuan itu dengan nama Shiroi Yuki